City Tour Madinah
Ziarah dan sejarah perjuangan Rasulullah
Ziarah di Madinah adalah momen yang dinanti untuk mengenal sejarah perjuangan Rasulullah. Waktunya terbatas dan cuaca bisa terik, jadi kerja sama kita sangat membantu. Berikut yang perlu diketahui sebelum dan selama city tour:
01Persiapan Sebelum Berangkat
- Kondisi fisik: Sarapan yang cukup dan bawa obat-obatan pribadi.
- Pakaian: Pakai seragam travel agar mudah dikenali. Bawa jaket jika musim dingin, atau kacamata hitam/payung jika musim panas.
- Perlengkapan ibadah: Khusus untuk kunjungan ke Masjid Quba, berwudhulah dari hotel. Ada hadits bahwa shalat dua rakaat di Masjid Quba dalam keadaan suci pahalanya setara dengan satu kali Umroh.
02Di Dalam Bus
- Tepat waktu: Berkumpul di lobi tepat waktu agar kunjungan ke tempat lain tidak terpotong.
- Posisi duduk: Ingat posisi duduk Bapak/Ibu agar naik-turun bus berjalan cepat.
- Kebersihan: Jangan tinggalkan sampah di dalam bus.
03Tempat yang Dikunjungi
Ini gambaran singkat apa yang akan dilakukan di setiap lokasi:
- Masjid Quba: Shalat sunnah dua rakaat (Tahiyatul Masjid/Dhuha).
- Jabal Uhud: Mendengar sejarah Perang Uhud dan ziarah makam para syuhada (khususnya Hamzah bin Abdul Muthalib). Mohon tidak melakukan tindakan yang menjurus ke arah syirik/bid’ah di area makam.
- Kebun Kurma: Tempat istirahat dan belanja oleh-oleh. Pembimbing akan memberi tahu estimasi waktu belanja, jangan sampai tertinggal bus.
- Masjid Qiblatain & Masjid Sab’ah: Biasanya hanya lewat (drive-thru) atau berhenti sebentar untuk dokumentasi. Pembimbing akan menjelaskan sejarah singkat perpindahan arah kiblat.
04Keamanan & Koordinasi
- Titik kumpul: Di setiap lokasi, perhatikan titik kumpul dan jam bus berangkat kembali yang disebutkan pembimbing.
- Identitas: ID Card selalu dikalungkan.
- Komunikasi: Pastikan baterai HP penuh dan simpan nomor kontak Tour Leader/Muthawif.
05Adab & Larangan
- Menjaga lisan: Perbanyak shalawat selama perjalanan dan jaga tutur kata di tanah haram.
- Fotografi: Ada area tertentu yang dilarang mengambil gambar (meskipun saat ini lebih longgar, tetap jaga kesopanan).
- Pedagang kaki lima: Hati-hati saat belanja di pinggir jalan agar tidak mengganggu arus jalan jamaah lain atau tertinggal rombongan.
Ada yang ingin ditanyakan?
Tim Amiin siap membantu informasi pendaftaran, jadwal, dan persiapan ibadah Anda.
Hubungi Tim Layanan