City Tour Makkah
Ziarah setelah Umroh utama
Ziarah Makkah biasanya dilakukan setelah Umroh utama selesai dan Bapak/Ibu sudah beristirahat. Berbeda dengan Madinah yang lebih tenang, medan ziarah di Makkah lebih terjal (perbukitan) dan cuacanya bisa lebih panas. Ini persiapan yang perlu diketahui:
01Fisik & Perlengkapan
- Pakaian nyaman: Ziarah ini tidak mewajibkan kain ihram (kecuali bagi yang ingin mengambil Umroh sunnah kedua). Pilih pakaian yang menyerap keringat dan alas kaki yang nyaman untuk jalan menanjak/berbatu.
- Perlindungan matahari: Bawa payung, kacamata hitam, semprotan air wajah (mist), dan masker karena area ziarah Makkah sering berdebu.
- Botol minum: Meskipun ada pembagian air di bus, bawa botol minum sendiri agar tidak dehidrasi.
02Tempat Ziarah & Maknanya
Supaya tidak sekadar melihat tumpukan batu, pembimbing akan menceritakan kisah di setiap lokasi:
- Jabal Thaur: Gua tempat persembunyian Rasulullah dan Abu Bakar dari kejaran kafir Quraisy. (Biasanya hanya melihat dari bawah bus/kaki bukit.)
- Padang Arafah (Jabal Rahmah): Tempat bertemunya Nabi Adam dan Hawa. Jangan mencoret-coret batu atau menitipkan foto/barang di sana karena termasuk perbuatan yang dilarang.
- Muzdalifah & Mina: Area penting saat puncak Haji (tempat mabit dan melempar jumrah). Ini memberi gambaran bagi jamaah yang belum berhaji.
- Jabal Nur (Gua Hira): Tempat turunnya wahyu pertama. Biasanya hanya melintas atau berhenti sebentar di kaki bukit karena medannya sangat terjal untuk didaki rombongan.
03Opsi Umroh Sunnah (Miqat di Ji'ronah atau Tan'im)
Bagian ini penting kalau ziarah diakhiri dengan Umroh kedua:
- Siap berihram: Bagi yang ingin Umroh lagi, bawa kain ihram/mukena dan mandi sunnah dari hotel.
- Lokasi miqat: Bus akan berhenti di Masjid Ji'ronah atau Masjid Tan'im (Aisyah) untuk mengambil miqat (niat).
- Kondisi fisik: Bagi jamaah lansia, jangan memaksakan diri Umroh kedua jika kondisi fisik menurun setelah Umroh pertama.
04Keamanan di Area Terbuka
- Waspada pencopet/pedagang agresif: Di tempat ramai seperti Jabal Rahmah, jaga tas di depan dada dan jangan mudah tergiur oleh pedagang yang memaksa.
- Titik kumpul bus: Area parkir di Makkah sangat luas dan bus sering tidak bisa parkir lama. Ingat nomor bus dan jam keberangkatan kembali yang disampaikan pembimbing.
- Jangan memisahkan diri: Jangan mendaki bukit terlalu jauh sendirian karena risiko tertinggal rombongan sangat besar.
Ada yang ingin ditanyakan?
Tim Amiin siap membantu informasi pendaftaran, jadwal, dan persiapan ibadah Anda.
Hubungi Tim Layanan